Salam Merdeka Belajar Bapak dan Ibu Guru hebat di Seluruh Nusantara KOMUNITAS GURU PENGGERAK KABUPATEN PATI Mengajak Bapak dan Ibu guru di seluruh nusantara untuk meningkatkan wawasan melalui webinar dengan Topik “Inovasi Pembelajaran Digital sebagai Wujud Implementasi Kurikulum Merdeka“.
Dari pembuka diatas merupakan webinar berbagi praktik baik saya yang lakukan bersama komunitas guru penggerak kabupaten pati, dimana saya berkolaborasi dan berbagi dengan narasumber dari Co. Captain Cabdin III Mansyur Arta Q. Acara dibuka dengan pembukaan sambutan oleh Ragil Haryo Y. sebagai ketua KGP Kab. Pati.
Apakah Guru Penggerak dan Kurikulum Merdeka masih ada atau tidak, itu bukan urusan kita untuk dipikirkan. Keputusan tersebut adalah urusan mereka yang memiliki wewenang di atas. Tugas kita adalah melaksanakan perubahan apa pun yang terjadi dengan sikap adaptif. Kita telah memiliki sebuah komunitas yang solid, dan tentunya kita akan menjaga keberlanjutannya. Meskipun mungkin nanti akan ada perubahan istilah, kita tetap di sini dengan sejarah, pandangan, dan pengalaman yang sama dalam dunia pendidikan. Hal ini untuk kebaikan bersama, dan kita yakin akan membawa dampak yang besar terutama dalam peningkatan kemampuan serta penyesuaian dengan kondisi yang ada.
Seorang guru yang baik adalah guru yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Mengacu pada teori kehidupan, bukanlah siapa yang terkuat atau terbesar yang akan bertahan, melainkan mereka yang paling bisa menyesuaikan diri dengan keadaan. Begitu pula dalam profesi guru, kita harus mengadaptasi diri, tidak hanya sekadar melihat profesi ini sebagai rutinitas tanpa arti. Sikap adaptif bagi guru berarti kita mampu menyerap kemajuan teknologi dan menjadikannya alternatif pembelajaran bagi anak didik, sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan dapat mempersiapkan mereka untuk tidak terkejut dengan perubahan yang terjadi di dunia.
Teknologi sangat memengaruhi kehidupan manusia, termasuk bagaimana kita sebagai guru memanfaatkan pembelajaran berbasis teknologi. Tujuannya agar anak-anak kita terbiasa dengan kemajuan teknologi, tanpa kita harus mengandalkan sepenuhnya pada teknologi itu sendiri. Teknologi adalah alat bantu, sedangkan kita sebagai guru juga perlu memiliki kemampuan dan empat kompetensi utama, yaitu kompetensi pedagogik, profesional, emosional, serta kompetensi pengembangan diri dan manajemen sekolah. Semua kompetensi ini menjadi dasar bagi kita untuk melangkah ke depan, melaksanakan pembelajaran, melakukan evaluasi, serta melaksanakan tugas tambahan yang relevan dengan dunia pendidikan.
Jika kita memiliki dasar dan jiwa yang kuat, Insyaallah masa depan pendidikan Indonesia akan semakin kokoh dan bermakna bagi kehidupan. Maka dari itu, penting bagi kita untuk terus mengikuti pembelajaran seperti ini agar tidak terkejut atau merasa asing dengan perubahan yang ada. Justru, kita harus adaptif dan mampu memanfaatkan hal-hal terbaru serta mengimplementasikannya dalam pembelajaran di sekolah. Tetap semangat, Bapak dan Ibu guru! Masa depan cerah Indonesia ada di tangan kita. Jika kita menginginkan anak-anak yang cerdas dan rajin belajar, maka kita pun harus memulai dengan rajin belajar sebagai guru.
Disesi pemaparan narasumber 1 terkait MPI dan pemanfaatannya menggunakan microsite, konsep “4 Sehat 5 MPI” sebenarnya adalah pemanfaatan multimedia pembelajaran interaktif yang sangat bermanfaat bagi kita semua. Sebagai pelengkap, ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran yang ada. Dengan media yang sebelumnya terbatas, kita kini memiliki dukungan yang dapat menunjang kompetensi pembelajaran. Meski demikian, kita tetap perlu mengintegrasikan dan berkolaborasi dengan media yang sudah ada. Refleksi dari webinar malam ini menekankan bahwa kebutuhan peserta didik harus diutamakan, dan materi yang perlu dipahami dapat disampaikan melalui berbagai platform, baik dari MPI maupun TIK. Harapannya, peserta didik akan lebih mudah mengakses materi dan mencapai kompetensi yang diharapkan sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif, interaktif, dan menyenangkan.
Pada sesi berbagi praktik baik ini, penggunaan “4 Sehat dan 5 MPI” dapat diakses dengan memindai barcode atau melalui link yang telah disediakan. Di dalamnya terdapat panduan, dan Bapak/Ibu bisa memilih materi sesuai kebutuhan. Misalnya, jika kita memilih materi, maka akan muncul bahan ajar, latihan soal, latihan suara, atau evaluasi yang dapat diakses secara mandiri oleh siswa.
Dilanjutkan pemaparan sesi pemaparan sesi ke dua pleh Bapak Mansyur terkait penerapan edu game untuk pembelajaran yang bermakna, sangat manarik untuk disimak, berikut rekaman webinar dalam sesi berbagi praktik baik pada Live Youtube.



0 Komentar